Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

Halal food

“Ketahuilah dalam jasad manusia ada segumpal darah, jika baik maka akan baik pula seluruh jasadnya, dan jika rusak maka akan rusak pula seluruh jasadnya. ketahuilah, segumpal darah itu adalah hati.” (Al-Hadits)

Buat sahabat Muslim, khususnya bagi pecinta kuliner yang senang hunting makanan di luar rumah. selain kesehatan, kehalalan menjadi aspek paling penting untuk menjadi pertimbangan dalam memilih makanan yang akan masuk ke dalam perut kita.

ada pepatah barat yang mengatakan . "u are, what U eat". orang yang terbiasa makan makanan haram, maka perilakunya pun cenderung mendekati yang haram dan yang terbiasa makan makanan halal Insyaallah perilakunya biasanya pun cenderung baik.Walaupun bukan hanya makanan halal yang menjadi tolak ukur atas cerminan perilaku seseorang tetapi sudah kewajiban kita sebagai Muslim menjaga tubuh kita dari segala yang haram dan ini beberapa tips untuk memilih jajan dan menu yang lebih aman..


1. Bersertifikat halal
langkah paling aman adalah dengan memilih restoran yang sudah bersertifikat halal dari MUI. biasanya ada logo standar yang dikeluarkan oleh MUI selain itu biasanya pihak restoran juga menempelkan copy sertifikat halal yang masih berlaku, adanya tanda tersebut menjadi jaminan bahwa seluruh menu yang dijualnya, baik berupa minuman dan makanan telah terjamin kehalalannya

2. Melihat menu keseluruhan
nah,, terkadang di suatu tempat atau kota tidak terdapat restoran atau warung yang sudah bersertifikat halal MUI. disini kejelian kita diperlukan untuk memilih restoran yang benar-benar halal. langkah pertama yang dapat dilakukan adalah melihat menu secara keseluruhan. jika ada daftar menu tertulis, maka kita dapat melihat apa saja yang disajikannya, jika dia menyediakan menu-menu haram seperti miras dan daging babi, secara keseluruhan restoran tersebut,tidak bisa dijamin kehalalannya. meskipun kita hanya memesan nasi dan ayam goreng kita tetap tidak bisa menjamin kehalalan produk tersebut. selain itu ada larangan bagi muslim untuk mendatangi sebuah jamuan yang didalamnya disajikan juga minuman dan makanan haram lainnya.

3. Menanyakan titik kritis
biasanya restoran hanya mencantumkan menu dalam daftar menunya, tanpa bahan haram yang digunakan dalam menu masakannya. misalnya mereka menggunakan arak merah dalam cah kangkung atau capcay di dalam daftar menu arak merah tidak akan muncul. tetapi hasil masakannya menjadi haram. oleh karena itu sebelum memesan, sebaiknya ditanyakan dulu pada pelayan, apakan menggunakan bahan semacam itu dalam resep masakannya. jika ya, maka sebaiknya pamit baik-baik.

4. Warung/restoran yg terpisah dari rumah
Ada restoran yang menyatu dengan rumah si pemiliknya. jika kebetulan si pemilik adalah non-muslim, ada kemungkinan mereka juga memasak makanan yang haram untuk keperluan mereka. hal ini dapat mengontaminasi makanan, jika alat masak yang di pakai bersamaan. hal inilah yang menjadi masalah dalam kehalalan makanan yang kita masak

5. Curigai yang terlalu murah
Dalam berbelanja atau membeli makanan kita cenderung mencari yang murah. Waspadalah! jika menu yang ditawarkannya terlalu "murah". misalnya daging dendeng di bawah harga daging pada umumnya. bisa jadi daging tersebut berasala dari daging yang tidak sehat/bangkai/gelonggongan, dll. atau malah daging celeng.

6. Jangan malu bertanya
Sebagai konsumen kita berhak mendapatkan informasi yang lengkap dari si penjual. oleh karena itu jangan malas dan sungkan untuk bertanya, apalagi masalah kehalalan orang sering merasa takut karena dikaitkan masalah SARA, ini bukan masalah SARA, justru inilah hak konsumen yang dilindungi oleh Undang-undang.

Sekian,,, semoga bisa bermanfaat. silahkan dikoreksi jika ada yang salah. di tambah jika ada yang kurang.
wallahu`alam bis-showab..^^

Jurnal Halal no.71/2008

0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.