Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

Al-Qiyadah wal Jundiyyah



Al-Qiyadah wal Jundiyah merupakan unsur penting dalam interaksi jama’ah. Dalam buku Fiqh Dakwah ada 3 unsur dalam berjama’ah yaitu qiyadah, jundi dan sistem.

Al-Qiyadah berarti pimpinan, jenderal, imam. Qiyadah secara bahasa adalah: “Qaada – Yaquudu – Qaudan – Qiyaadatan – Qawwadan – Iqtaada: menuntun, sedang berjalan di mukanya.Sedangkan jundi berasal dari kata jundun, jundaani, junudun adalah prajurit.

Qiyadah adalah seorang pemimpin yang bertugas menuntun siapa saja yang dipimpinnya. Sehingga Qiyadah biasa juga disebut pimpinan, jenderal, imam. Sedangkan Jundi secara bahasa adalah berasal dari kata: “Jundun (Junuudun)” yang berarti tentara/serdadu. Qiyadah merupakan sesuatu yang berhubungan dengan banyak pemimpin (sesuatu yang berhubungan dengan qiadun), bukan Al-qoidah. Hal ini disistemkan dalam suatu syuro’, karena belum berdiri khilafah. Oleh karenanya, keputusan syuro’ adalah yang paling tinggi.
Allah SWT berfirman ; “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”. (QS. As-Shaff : 4)

Hubungan antara Qiyadah & Jundiyah
  • Qiyadah ibarat kepala bagi tubuh : sumber informasi, pemikir dan pengkaji seluruh masalah & pemberi solusi.
  • Pemimipin dengan berkekuatan prima akan menentukan kekuatan jama’ah. 
  • Harus menghindari pilih kasih dalam memilih pemimpin (bukan berdasarkan nepotisme).
  • Jangan memilih pemimpin yang ambisius dan sangat berhasrat.
Faktor-faktor yang membantu terlaksananya tugas qiyadah
  • Ikhlas & jujur
  • Peka terhadap pengawasan & penjagaan Allah SWT (selalu merasa diawasi oleh Allah SWT dan ia akan melakukan hal yg terbaik).
  • Memohon pertolongan Allah SWT dalam seluruh keadaan
  • Memiliki rasa tanggungjawab yang besar.
  • Memberikan perhatian yang cukup dan menyiapkan penerus
  • Terjalinnya ukhuwah yang tulus di kalangan anggota & pimpinan
  • Pimpinan harus merencanakan program yang tepat, menentukan ajaran, tahapan, cara, sarana, persiapan-persiapan sesuai dengan kemampuan.
  • Setiap anggota organisasi harus merasakan bagaimana beratnya amanah dan tanggungjawab pimpinan.
  • Pimpinan harus memiliki cita-cita dan tekad berjuang.
Wallahu'alam bis-showaab.

0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.