Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

Wacana dan Gerakan Syiah Rafidhah di Indonesia

       Dalam suasana sore hari yang hujan rintik-rintik, Kelas Badar di mulai. Berisikan sekitar 35 orang di Mualaf Center Andalusia Islamic Center, syukur alhamdulillah acara “KELAS BADAR” perdana LDK Al-Iqtishod berlangsung lancar. Pembahasan dalam “KELAS BADAR” kali ini dimulai dengan penjabaran mengenai macam-macam aliran Syiah yang terdiri dari 3, yaitu Syiah Ghulat (Ekstrem; menuhankan Ali RA yang sekarang sudah punah), Rafidhah (ekstrem; Ali RA dan keturunannya sebagai Imam Syiah dan mayoritas sahabat Rasulullah Shallaallahu ‘alaihi wasallam dikafirkan) dan Zaidiyah (moderat; yang mengutamakan Ali RA diatas sahabat lainnya, mau diajak dialog dan kerja sama).
Penjabaran juga diteruskan dengan pembedahan beberapa buku Syiah baik yang memang jelas keSyiah-annya maupun yang tidak dan berisikan pandangan mereka terhadap beberapa perkara. Ada juga beberapa fitnah besar yang terangkum dalam beberapa kitab sirah yang ternyata isinya hanyalah fitnah belaka kepada beberapa sahabat dan istri Rasulullah Shallaallahu ‘alaihi wasallam, yang mana mereka merupakan para ahli surga; seperti Aisyah RA, Utsman bin Affan, dan Abu Hurairah  RA. Juga ada penjelasan mengenai beberapa penerbit juga media Syiah yang memiliki pandangan menyimpang dari kebenaran. Pada sejarah aslinya sendiri, Syiah dibawa oleh seorang Yahudi Yaman yang bernama Abdullah bin Saba yang merupakan pembentuk Syiah dan merupakan tokoh munafik yang berbohong dan mengatakan bahwa Rasulullah Shallaallahu ‘alaihi wasallam sudah memilih Ali RA sebagai penerus perjuangan Islam sebagaiman Musa AS memilih Harun AS. Ada juga penjelasan mengenai fatwa bebrapa ulama dan organisasi mengenai Syiah yang salah satunya, MUI, memberikan fatwa bahwa nikah Mut’ah yang biasanya dilakukan oleh golongan Syiah adalah haram hukumnya. Tak ketinggalan, pendapat para pendiri ormas besar Indonesia ; Muhammadiyah dan NU yang keduanya juga Hamka yang menyatakan bahwa Syiah Rafidhah adalah sesat. Pada sesi penutup, pembicara juga memberikan anjuran buku yang wajib dibaca seperti ‘Ensiklopedi Sunni-Syiah’ : Pustaka Al Kautsar, ‘Inilah faktanya Pembunuh Husein = Syiah’, dan ‘Hasan dan Husein Untold History’. Setelah penjabaran yang cukup gamblang, sesi tanya jawab pun berlangsung mengalir lancar dan dijawab dengan baik oleh pembicara. Alhamdulillah. Pada akhir, Wallahu ‘alam bish shawab. (Red/Aisyah).

0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.