Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

KAJIAN DIREKSI 8 Desember 2015

Press Release Direksi, 8 Desember 2015
Judul               : Jalan Itu Masih Ada
Pemateri          : Rizky Zakiya, S.E.I
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Selama kehidupan berlangsung, maka selama itu pula rahmat Allah kan menyertai. Ketika berada di dalam kemudahan atau kesulitan sekalipun,  ada hal-hal yang harus direnungi oleh tiap manusia supaya ia selalu menyadari hakikat hidup yang sebenarnya, yaitu:
1. Memahami tujuan hidup di dunia
a. Beribadah kepada Allah
لِيَعْبُدُونِ إِلَّا وَالْإِنْسَ الْجِنَّ خَلَقْتُ وَمَا
“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah.” (QS. Adz-Dzariyat:56)
Ketika ada perintah seperti itu, maka dengan sebaik-baik ibadah harus kita persembahkan untuk Sang Khaliq. Bahkan Tiap detik yang dihadirkan oleh-Nya merupakan sesuatu yang harus dimaknai secara dalam demi mencapai keridhoan-Nya. Bukan hanya ibadah yang wajib seperti sholat, puasa, zakat dan haji saja yang harus dikerjakan, melainkan ibadah Sunnah lainnya yang Rasulullah ajarkan.
Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
شَيْئًا أُجُورِهِمْ مِنْ يَنْقُصُ لاَ بِهَا عَمِلَ مَنْ أَجْرِ مِثْلُ لَهُ كَانَ النَّاسُ بِهَا فَعَمِلَ سُنَّتِى مِنْ سُنَّةً أَحْيَا مَنْ
“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
b. Menjadi Khalifatul Ardh
خَلِيْفَةً الْأَرْضِ فِي جَاعِلٌ إِنِّيْ لِلْمَلاَئِكَةِ رَبُّكَ قَالَ إِذْ وَ
Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah.” (QS. Al-Baqarah: 30)
Bumi merupakan sebuah ciptaan Allah yang harus kita jaga. Maka, sebagai bentuk kasih sayang-Nya, Ia menghadirkan manusia di atas bumi itu sendiri. Agar manusia bisa memakmurkannya dengan baik. Bumi yang berkah dimulai dari kesadaran manusia untuk memperbaiki dirinya agar senantiasa menjadi pribadi yang sholih dan sholihah. Selain itu, kebermanfaatannya akan dirasa oleh seluruh pihak, termasuk dirinya sendiri.
2. Optimalisasi visi-misi kehidupan
Visi dan misi merupakan suatu petunjuk yang bisa mengarahkan kehidupan manusia menuju apa yang ia harapakan. Visi-misi berawal dari tekad yang kuat  untuk menghasilkan suatu kebaikan. Kebaikan tadi bukan untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk orang lain. Agar visi-misi tadi terwujud, terdapat tiga tahapan yang saling berkaitan satu sama lain, yaitu persiapan-pengabdian dengan peningkatan kualitas ibadah-penyampaian atas ilmu yang dimiliki.

Wallahu a’lam bisshowaab…

0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.