Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

Jelang AKSI 212, Seperti ini Persiapan LDK Al-Iqtishod.




Polemik yang terjadi belakangan ini terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang sempat menyulut polemik Internasional. Dijerat dengan pasal 156 huruf a KUHP dalam kasus penistaan agama menjadikan Ahok berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini. Kasus yang  baru sampai pada tahap pelimpahan barang bukti dan tersangka dari tim penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung yang rencananya akan dilakukan pada Kamis (1/12/2016).  

Berkaca pada AKSI Jilid II 4 November lalu yang merupakan aksi paling bermartabat di dunia, rupanya pengawalan akan penegakan hukum oleh umat islam tak henti sampai disitu saja. Selang beberapa minggu pasca AKSI 4 November, wacana akan adanya AKSI Jilid 3 sudah menjadi viral di dunia maya. Tentunya yang terjadi bukan sekedar wacana belaka, penyelesaian kasus Ahok ini dirasa perlu dikawal lebih ketat oleh umat muslim. Seperti yang telah kita ketahui bersama, telah terjadi kesepakatan mengenai AKSI Bela Islam Jilid 3 atau AKSI 212, yang akan dilaksanakan esok hari, Jum’at 2 Desember 2016.

AKSI yang telah disepakati bersama antara pihak GNPF MUI, FPI dan Kapolri ini akan digelar dan berpusat di Kawasan Monumen Nasional (MONAS) Jakarta. Kegiatan Aksi ini diisi dengan kegiatan dalam bentuk dzikir, tausyiah, istighosah dan diakhiri dengan Sholat Jum’at berjamaah.  Meski sebelumnya, isu-isu adanya aksi makar dalam kegiatan ini sempat menjadi pemberitaan dibeberapa media. Pun sama halnya dengan sempat adanya pelarangan bagi PO Bus untuk tidak mengangkat massa aksi yang akan berangkat ke Jakarta. Kendati demikian, hal itu tak menyurutkan ghirah jihad umat muslim untuk tetap berangkat, terbukti dengan massa aksi dari daerah Ciamis Jawa Barat yang memulai perjalanannya dengan berjalan kaki sejak Senin (28/11/2016).

Lain Ciamis, lain juga Tazkia, Keputusan Yayasan Tazkia Cendekia untuk melakukan perubahan jadwal Ujian Tengah Semester untuk memfasilitasi seluruh civitas akademika yang akan mengikuti aksi tersebut sempat menjadi viral di sosial media untuk AKSI 4 November lalu, rupanya terulang dengan adanya himbauan bagi para dosen. Himbauan ini berisikan, bagi para dosen yang memiliki jadwal mengajar pada hari Jum’at 2 Desember 2016 agar dapat memfasilitasi civitas akademik STEI Tazkia yang akan bergabung pada aksi tersebut dengan cara memindahkan atau mengganti jadwal perkuliahan pada hari yang lain, khususnya kelas ikhwan. Sebuah keputusan yang disambut baik oleh Mahasiswa STEI Tazkia. 

Berpengalaman pada AKSI 4 November lalu, Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod STEI Tazkia yang telah menjadi Koordinator pergerakan massa Aksi STEI Tazkia rupanya telah siap pula melakukan hal yang sama untuk AKSI 212 ini. Dalam wawancara via Audio Social Media yang dilakukan oleh Tim Pers Syiar terhadap Ketua Umum LDK Al-Iqtishod yakni Akh Syamil Bashori Khoiri. Beliau menegaskan alasan LDK ikut andil berperan dalam AKSI ini. “Inilah ladang bagi Lembaga Dakwah Kampus untuk mencoba mengoordinir semua oleh teman-teman LDK. Alasan kita turur andil adalah kita ingin memperjuangkan agama Allah dengan mengoordinir mahasiswa Tazkia untuk membela Agama Allah” paparnya.

Adapun persiapan yang sudah dilakukan oleh LDK Al-Iqtishod adalah dengan membuka stand pendaftaran bagi peserta aksi yang ingin bergabung sedari hari senin hingga kamis ini. Pendaftaran difasilitasi secara online dan offline, pendaftaran online yakni menggunakan platform whatsapp.  Selain itu, penggemboran akan ajakan untuk mahasiswa sudah dilakukan melalui social media. “ Alhamdulillh kita sudah melakukan penggemboran via social media yang dimiliki LDK Al-Iqtishod seperti twitter, instagram, official line@, facebook bahkan website LDK Al-Iqtishod” tuturnya.

Disinggung mengenai persiapan khusus yang membedakan dengan aksi sebelumnya, Akh Syamil menuturkan hanya ada persiapan khusus yang harus dipersiapkan peserta aksi 212,  yakni Mendekatkan Diri dan Memohon Pertolongan kepada Allah. Lebih jauh mengenai respon Tazkia akan aksi 212 ini, beliau juga menyampaikan bahwan respon Tazkia sangat cepat dan mendukung, LDK terbantu oleh Kepala Bidang Kemahasiswaan yakni Bapak Fakhruddin M.M  untuk koordinasi akan kegiatan ini. “Alhamdulillah Tazkia menyiapkan 5 Bis berkapasitas 60 orang untuk tiap bis, ini respon yang sangat baik” tandasnya.

Di akhir wawancara Akh Syamil berpesan dan menghimbau kepada seluruh Mahasiswa STEI Tazkia agar senantiasa turut mengikuti AKSI esok hari. Terkait AKSI esok hari yang diakhiri dengan Sholat Jum’at berjamaah, beliau mengaitkan dengan salah satu firman Allah yang termaktub dalam surah Al-Jumuah ayat 10 dengan makna yang tersirat di dalamnya.


فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”
“Analoginya adalah ketika umat muslim esok hari berkumpul di Jakarta, bagaimana tidak tercermin bahwa umat muslim itu banyak, umat muslim itu kompak, satu tujuan, kita buktikan esok hari, ditanggal 212 kita sholat berjamaah di Monas” pungkasnya menutup wawancara kali ini.



Red : Tim Pers Syiar Al-Iqtishod

0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.