Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod Institut Agama Islam Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan sahabat lainnya di page facebook, twitter dan instagram untuk update artikel keren dan artwork awesome.

[PRESS RELEASE] SEMINAR ONLINE ROAD TO OPREC LDK AL-IQTISHOD, NORMALISASI DIPLOMATIK DENGAN ISRAEL

 


aliqtishod.com--Minggu, 27 September 2020


Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokatuh

LDK Al-Itshod menyelenggarakan seminar online yang merupakan salah satu rangka menuju Open Recruitment Kader Baru LDK AL AL-IQTISHOD yang dimulai pada pukul 15.30-17.30 WIB melalui platform Google Meet yang dipandu langsung oleh M. Ihsan Muttaqi, selaku moderator. Seminar online kali ini mengusung narasumber dan tema yang sangat istimewa yaitu, “Normalisasi Diplomatik Dengan Israel” bersama Muhammad Syauqi Hafiz, B.A (Founder Haifa Institute) yang dilaksanakan pada hari Minggu, 27 September 2020.

Kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) serta Bahrain membuat peta politik di timur tengah perlahan berubah. Seperti diketahui bahwa setelah sekian lama negara-negara Arab bersikap bermusuhan dengan Israel, kini perlahan mereka merangkul Negeri Zionis tersebut. Bahrain dan UEA secara terbuka sepakat untuk menjalin hubungan  diplomatik lewat perjanjian yang ditengahi Amerika Serikat pada Agustus lalu. Lalu apa yang akan terjadi pada Negara Palestina selanjutnya? Dan apa yang sebaiknya harus kita lakukan?

Pada dasarnya, dengan terjalinnya normalisasi hubungan antara Israel dengan UEA hanya akan membuat Israel semakin meningkatkan kejahatannya terhadap bangsa Palestina yang tidak sesuai dari segi agama dan nilai moral kemanusiaan. Maka dari itu, kita harus bisa membedakan antara Yahudi dengan Zionis. Syeikh ahmad yasin berkata : “Kami memerangi Israel bukan karena mereka Yahudi tapi karena mereka adalah penjajah” sehingga jika kita ingin mengalahkan Israel katakan kami melawan ZIONISME bukan YAHUDI karena Yahudi belum tentu Zionis.  Perjuangan kita perlu menyeluruh ke semua sisi bukan hanya agama saya tapi juga politik, kuliner, dll. Kemudian kita juga harus naik kelas dari sisi apapun, karena bisa dikatakan bahwa Israel sekarang lebih siap menghadapi kita.

Dari Ibnu Umar beliau menyebutkan Nabi SAW  pernah berdoa, “Ya Allah, berikanlah keberkahan bagi kami, negeri Syam (Yordania, Syria, Libanon, Palestina) dan negeri Yaman.” (HR. Al-Bukhari)

Sekian, Semoga bermanfaat
Barakallahufiikum…

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokatuh




Red: Tim Pers Syiar LDK Al-Iqtishod












0 komentar:

Share is caring, Silahkan berbagi apa saja di sini.