Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod Institut Agama Islam Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Dapatkan info mengenai pendaftaran keanggotaan LDK Al Iqtishod terbaru.

Tampilkan postingan dengan label Hikmah dan Kisah. Tampilkan semua postingan

[PRESS RELEASE] PANAHAN DI ERA MILENIAL

aliqtishod.com--Sentul, 12 Rajab 1440 H
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Hai Generasi milenial! Ada yang baru pada direksi kali ini. Pengurus LDK Al-Iqtishod bersama dengan KOPI (Komunitas Panahan Tazkia) mengadakan kerjasama untuk membagi pengalaman pada bidang panahan dengan mengusung tema "Panahan di Era Milenial" yang dibawakan oleh Ust. Okta Putra Adhi Prabowo, S.E.I. yang dilaksanakan di Lt. 2 Masjid Andalusia, Sentul City, pada hari Selasa,  19 Maret 2019.

Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Memanah, berenang, dan berkuda merupakan tiga kegiatan yang terkait dengan hal itu. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah.

Dalam hadis riwayat Muslim,  dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata Rasulullah Saw bersabda "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah Azza wa Jalla daripada  Mukmin yang lemah."

Rasulullah SAW Juga bersabda tentang keutamaan mengajarkan renang, memanah dan berkuda.
"Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah”
[Riwayat sahih Imam Bukhari dan Imam Muslim]

Berlatih memanah adalah olah raga yang menyenangkan, permainan yang mengasyikkan, namun tidak dianggap laghwun dan sia-sia. Banyak sekali motivasi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya untuk belajar memanah.

Panahan juga wasiat dari  Rasulullah Saw,  yang dinyatakan dalam kitab Fadhi Ar-ramyi, no 25, yaitu "Bumi akan ditakhlukan oleh kalian, dan kalian akan tercukupi dari biaya hidup,  maka janganlah salah satu diantara kalian menjadi lemah untuk bermain dengan anak-anak panahnya".

Adab dalam memanah,
1. Tidak meniru-niru seorang ahli panahan tanpa memiliki pengetahuan dasar-dasar panahan karena dengan demikian ia secara tidak sengaja telah menyalahi kaidah dasar tersebut.

2. Tidak memainkan alat panahan, seperti menembakkan busur ke arah orang lain dengan maksud bercanda.

Pic 1. Pemanasan Sebelum melakukan panahan
Pic 2. Rangkaian yang harus dilakukan sebelum melakukan panahan

Pic 3. Peserta sedang mencoba melakukan panahan
Bagaimanakah hukum dalam belajar memanah?

Hukum dalam belajar memanah hukum asalnya adalah boleh, selama tidak ada dalil yang melarangnya. Maka, olahraga memanah, berkuda, bela diri, dan lainnya, asalnya boleh selama tidak ada pelanggaran syar’i serta memenuhi syarat-syarat yang disebutkan para ulama.

Seru kan belajar memanah. So, ayo mulai kita tegakkan sunnah-sunnah rosul, dengan belajar berkuda, berenang dan memanah. InsyaAllah badan akan menjadi sehat dan kuat juga sebagai bentuk persiapan jihad kita nanti.

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Sekian, Semoga selalu dalam lindungan Allah
Barakallahu fiikum.





Tim Pers,
Syiar Creative

[PRESS RELEASE] SEMINAR KEMUSLIMAHAN


aliqtishod.com- Sentul
“Begitu istimewanya wanita hingga surga disandingkan di telapak kakinya, hingga Islam muliakan ia sebagai perhiasan terbaik di dunia. Saat iman menjadi muara jiwa, takwa menjadi pakaiannya, dan shalihah menghias akhlaknya...” (Dewi Nur Aisyah, Awe Inspiring Me).
Pemateri Seminar Kemuslimahan
Hai sahabat Muslimah! Kali ini LDK Al-Iqtishod mengadakan seminar kemuslimahan nasional dalam rangka pembelajaran seputar dunia kemuslimahan yang mengusung tema “Be a Smart Muslimah for Golden Generation” yang dibawakan oleh Dewi Nur Aisyah, S.KM., M.Sc., Ph.D yang dilaksanakan di Alhamra Hall, masjid Andalusia, STEI Tazkia, Sentul City, pada hari Selasa 11 Desember 2018.

Muslimah adalah insan yang mulia, saat iman menjadi lentera dan Islam menjadi jalan hidupnya. Tapi jangan lupa juga bahwasannya yang menjadi penentu kedudukan muslimah di sisi Allah ta’ala dipandang dari segi kebaikan dan ketakwaan kepada Allah ta’ala. Nah, bagaimana cara seorang muslimah untuk mendapatkan kedudukan di sisi Allah? dengan adanya seminar ini, para sahabat muslimah dapat mengetahui bagaimana cara menginspirasi diri sendiri ataupun diri orang lain untuk menjadi sosok yang lebih baik.

Muslimah Kuper, Masih Zaman?

Banyak orang yang bilang, “mungkin gak sih muslimah bisa berprestasi?”, atau “ Risih gak sih pakai jilbab panjang, emang gak merasa terbatasi? Sahabat muslimah, jilbab dan identitas muslimah bukanlah suatu hal yang membatasi gerak langkah seorang wanita. Muslimah bisa berkarya dan menuai prestasi-prestasi nyata bagi dunia. Saat kita menjadikan Allah muara atas segala aktivitas dan menyakini ilmu akan menaikkan derajat kita di sisi-Nya, maka kekuatan darinya lebih cukup membuat semua impian terlaksana.

Menjejak Asa Menulis Rencana

Cara terbaik memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya. Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk menulis rencana. Islam pun menganjurkan agar memperhatikan apapun yang harus dikerjakan di masa yang akan datang agar adanya keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Sebagaimana terdapat pada surah Al-Hasyr ayat 18 di mana menyerukan kepada orang-orang yang beriman untuk memperhatikan apa yang akan diperbuat di hari esok (akhirat).

Mengelola Masa Muda

Sejak awal Islam menempatkan akal manusia adalah yang paling sempurn sehingga Allah mengangkat derajat seorang muslim sebagai umat terbaik. Ada beberapa cara dalam mengelola msa muda:
·         Fokus membantu memberikan arahan dan prioritas
·         Fokus pada kemampuan kita bukan pada keberhasilan orang lain
·         Fokus pada satu bidang yang dikuasai

Menghadapi kegagalan

Tips ketika kita menemui kegagalan
·     Menyakini bahwa setiap takdir Allah pasti ada hilmahnya
· Menyadari bahwa manusia memang akan selalu diuji sesuai dengan tingkat keimanannya
·    Menyadari sepenuh hati bahwa dibalik kegagalan pasti ada kesuksesan

Mendekat Kepada Allah

Kadang kita merasa bangga akan segala rencana hebat yang kita buat, tapi sahabat muslimah jangan lupa semua itu terjadi karena Allah ada di samping kita. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Ali Imran ayat 31.

Mengelola Hati

Wahai sahabat muslimah mari kita tegaskan diri kita untuk menjauhi zina. Jangan sekali-kali membiarkna zina kita menjadi pintu masuk awal zina.
“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra’: 36)




Barakallahu fiikum...




Tim Pers,
Syiar Creative




[PRESS RELEASE] DIREKSI #1

aliqtishod.com--Sentul, 02 Oktober 2018
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh
Direksi Datang lagi....!!
Setelah lama mengabdikan diri pada orang tua, akhirnya para pengurus dan kader LDK Al-Iqtishod kembali untuk bersama-sama berjuang dijalan dakwah. 

Dengan hadirnya Direksi perdana di awal kepengurusan yang baru acara ini dirasa sangat menginspirasi dan mengecas kembali iman-iman yang sempat turun. Kali pertama bertatap muka, berdiskusi menjadi ajang yang sangat dirindukan oleh kader dakwah. Pada direksi kali ini pengurus dari divisi kalam mengambil tema "Mengungkap Fakta Di Periode 300-600 M" yang dibawakan oleh Ust. Taufiqur Rahman, S.P bertempat di lt. 2 Masjid Andalusia.

Pembicara membuka cakrawala para hadirin yang datang pada hari itu dengan mengungkap sejarah keadaan pada zaman jahiliyah, saat turunnya wahyu, fase Makkah, sampai fase pada saat rasul di Madinah. Antusias dari para hadirin begitu terasa di lingkungan masjid.

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Semoga Bermanfaat
Barakallahufiikum





Tim Pers,
Syiar Creative


[PRESS RELEASE] DISDUS PERDANA

aliqtishod.com--Sentul, 26 September 2018
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.
Diskusi Solutif Seputar Dunia Muslimah atau yang biasa dikenal dengan "Disdus" kembali diadakan di kepengurusan yang baru. Dalam kajian rutin rabu sore ini pengurus LDK Al-Iqtishod mengundang Ukh. Ummay Nur Falah yang merupakan Kaput dari da'i muda cordofa.

Seperti agenda sebelumnya acara disdus ini dimulai ba'da Ashar sampai dengan selesai. Dengan mengusungkan tema yang sangat menginspirasi "Karakteristik Akhwat Dambaan Ummat".

Sebenarnya bagaimana sih karakteristik muslimah dambaan ummat? Apakah yang mempunyai banyak followers dan likes di instagram? Atau yang cantik dan gemar selfie?
Tentu bukan sholihah... Karakteristik muslimah dambaan ummat adalah mereka yang memiliki 10 hal dalam dirinya. Apa saja itu?
  1. Qawiyul Jism (Jasmani yang kuat), siapa bilang muslimah itu lemah, muslimah juga harus memiliki jiwa dan jasmani yang kuat lagi sehat. Caranya adalah dengan rajin berolah raga dan memperhatikan makanan yang dia makan.
  2. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
  3. Sahuh Al-Ibadah (Ibadah yang benar)
  4. Matin Al-Khuluq (Akhlaq yang kokoh)
  5. Mutsaqaf Al-Fikr (Berintelektual)
  6. Mujahid Linafsih (Dapat melawan hawa nafsu)
  7. Harish 'ala waqtih (Pandai memanajemen waktu)
  8. Munazham fi syu'unih (Teratur dalam suatu urusan)
  9. Qadir 'ala Al-Kasbi (Mandiri)
  10. Nafi lil Ghairih (Bermanfaat bagi orang lain)
Dari karakteristik diatas terlihat bukan, jadi muslimah yang baik itu tidak semudah foto didepan kamera. Bukan hanya mempercantik diri tetapi harus mempercantik hati. Dengan hati yang cantik dan bersih, iman akan senantiasa kuat berada dalam diri kita. Sehingga cerminan seorang muslimah itu bukan makeup dan angle tetapi tingkat ketaqwaan kita kepada Allah.

Sekian, Semoga bermanfaat
Barakallahufiikum

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.



Tim Pers,
Syiar Creative

[PRESS RELEASE] DIREKSI AL-IQTISHOD bersama KNRP

Sentul, 28 Maret 2017 / 4 Rajab 1438 H

LDK Al-Iqtishod kembali menghadirkan acara-acara yang menarik dan tentunya sangat menginspirasi untuk semua. Pada kesempatan ini Divisi Kalam Al-Iqtishod bekerja sama dengan BPH dari acara FITZ membuat inovasi baru pada direksi kali ini, yang berbeda adalah karena kami bekerja sama dengan KNRP sebagai langkah awal pengenalan dalam rangkaian acara FITZ nantinya.  

"Ada Surga Di Palestina". Palestina adalah tempat yang Allah jaga kesuciannya sehingga Allah akan menjanjikan surga bagi siapa saja yang berjihad didalamnya. Konflik Israel-Palestina merupakan konflik yang sangat berkepanjangan, permasalahannya bukan hanya perebutan tanah kekuasaan saja melainkan permasalahan antar agama yang sudah mendarah daging. Konflik ini dimulai ketika masyarakat Israel berpikir untuk memiliki negara sendiri, karena pada saat itu luas wilayah Israel sangat kecil bagaikan tamu yang hanya menumpang di wilayah Palestina.

Luas wilayah Palestina sebelum terjadinya konflik dengan Israel
Pada dasarnya konflik Israel-Palestina telah Allah tetapkan dalam Al-qur'an bahwa Yahudi menyimpan permusuhan yang amat keras terhadap umat Islam. Faktanya adalah Allah SWT telah memberitahukan kepada Rasulullah SAW tentang karakter Yahudi : ” (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya”). (Al-Anfal 56), fakta lainnya adalah Adanya kaum muslimin yang terusir dan terbunuh di Palestina karena keyakinan mereka berislam.

Allah SWT berfirman :
 “… (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: Tuhan kami hanyalah Allah.” (QS Haj 40)

Al-Quran begitu jelas menggambarkan fakta adanya orang-orang yang terusir dan teraniaya ‘hanya’ karena mereka teguh memegang aqidah mereka. Penderitaan penduduk Palestina hari ini – dan sejak setengah abad yang lampau adalah bukti riil fakta al-Quran di atas. Mereka teguh dengan agama mereka, yakin dengan kemuliaan Islam, karenanya mereka tidak rela Masjid Al-Aqsho dikuasai Zionis Israel. Maka merekapun bertahan, merekapun melawan, mempertahankan sejengkal tanah kemuliaan Islam dari jajahan zionis. Karena semua alasan mulia itulah hari ini banyak warga Palestina meregang nyawa.

Secara geografis negara Palestina berbatasan dengan 4 negara yaitu Lebanon, Syiria, Jordan, dan Mesir

Sedikit sejarah mengenai Israel, Israel mulai merdeka pada tahun 1948. Perang Arab-Israel adalah awal masuknya Israel ke wilayah Palestina. Disaat terjadi perang Arab-Israel , Israel dihimbau untuk mengungsi dahulu, tetapi sayangnya Arab kalah dan israel menduduki wilayah Palestina.

Kenapa kita harus mempertahankan Masjidil Aqsha? karena disana adalah tempatnya para nabi, tempat singgahnya Rosul ketika Isra' Mi'raj dan termasuk masjid yang Allah jaga kesuciannya setelah masjidil haram.

7 Sifat Negeri Palestina dan Alasan kita harus membelannya
  1.  Muharokah (Al-Anbiya:81) Palestina merupakan negeri yang diberkahi
  2. Muqodaroh (Al-Maidah;21) Palestina adalah negeri yang suci
  3. Islamiyah (An-Naml: 44) Negerinya orang muslim
  4. Alamiyah (Al-Anbiya:71) Negeri seluruh alam
  5. Ardul Isra' wal Mi'raj (Al-Isra':1) Tempat terjadinya Isra' Mi'raj
  6. Ardul Qiyamama (Qaf:41) "Tidak akan terjadi kiamat sebelum islam memerangi Israel. turunnya ya'juj dan ma'juj, munculnya dajjal dan dibunuhnya pun di Palestina.
  7. Ardul Anbiya wal Mursalin 
Allah pernah memerintahkan kiblat pertama ke masjidil Aqsa, Kenapa? Supaya para sahabat mencintai Al-Aqsa.

Sholat yang pertama kali dilakukan ketika perintah sholat diturunkan adalah sholat subuh,

Israel Membangun tembok pembatas sepanjang 730 km dengan lebar 2 meter, 467 road blocks, dan security check points. Semua itu dibangun karena ketakutan mereka terhadap anak-anak muda dan para wanita palestina.

Two State Solution, 14 Juni 2009. Perdana Menteri Israel- Benjamin Netanyahu "laknatullah" mengatakan Ia mendukung pembentukan negara Palestina ASALKAN negara Palestina harus tanpa MILITER.
Ia juga mengatakan bahwa orang Palestina harus mengakui Israel sebagai sebuah "negara Yahudi", syarat yang telah lama ditolak oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Netanyahu juga mengesampingkan penghentian penuh kegiatan pembangunan permukiman yang dijadikan syarat oleh Palestina sebagai peluncuran kembali negosiasi dan mengatakan, pengungsi Palestina tidak akan ditampung di dalam wilayah perbatasan Israel.
Terlihat sekali bahwa sebenarnya Israel sangat ketakutan terhadap keberanian para mujahid dan mujahidah yang ada di Palestina

Sejarah kedekatan Hubungan Indonesia-palestina
  1. Yang pertama kali menyuarakan kemerdekaan Indonesia adalah bangsa Palestina, dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir.
  2. Opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap. Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini mufti besar Palestina secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia. Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali adalah Negara Mesir tahun 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Timur Tengah lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan dan pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional. 
Kesimpulan: Indonesia adalah negara yang sangat dirindukan oleh orang Palestina. Kenapa? karena mereka menegtahui bahwa Indonesia adalah negara berkembang, tetapi ketika melihat kondisi palestina yang seperti sekarang bangsa Indonesia lah yang paling bersemangat turun ke jalan untuk menyuarakan aksi solidaritasnya terhadap Palestina. Hal ini juga yang menjadi kekuatan bagi saudara-saudara kita di Palestina. Karena mereka berpikir bahwa Indonesia ada dan sama-sama berjuang untuk mereka, meskipun bantuan yang kita peroleh tidak sebesar bantuan dari negara-negara arab lainnya, tetapi doa dan semngat juang kita juga sangat mereka butuhkan.

Partisipasif Indonesia juga ada dalam proses perdamaian Timur-tengah dari arah konstitusional negara kita, sebagaimana yang telah dicantumkan di dalam pembukaan UUD 1945 yaitu Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan atas kemerdekaan, Perdamaian abadi dan keadilan sosial.
So, tidak ada kata untuk tidak mencampuri negara yang sedang terjajah, kita harus turut andil didalam sebuah ketertiban dunia. Begitu pula kita harus terus membantu saudara-saudara kita di Palestina dan sekitarnya karena hal ini bukan permasalahan perebutan wilayah atau pun agama saja, tetapi juga masalah hak asasi manusia, kemanusiaan, dan keadilan yang sudah diluar batas kewajaran.

Sekian... Semoga bermanfaat
Barakallahu Fikum



Tim Pers Syiar LDK Al-Iqtishod


Direksi: Watch Your Step!


DIREKSI AL-IQTISHOD
Sentul, 13 Desember 2016


Kajian rutin LDK Al-iqtishod dari divisi kalam yang selalu diadakan disetiap hari selasa yang  pekan ini bertepatan dengan tanggal 13 Robiul Awal 1438 H. Sebagai seorang muslim, juga sebagai generasi muda islam yang  sesungguhnya erat kaitannya dengan dakwah amatlah penting untuk memahami bagaimana seharusnya seorang Da’iyah berakhlaq dan berperilaku. 
Al ustadz Abdul Mughni, Lc.,M.Ag. yang didaulat sebagai pembicara pada DIREKSI pekan ini, beliau membahas tentang bagaimana seorang Da’iyah seharusnya berakhlaq. Dalam kesempatan ini pula, beliau sekaligus mengkaji tentang buku yang berjudul “Min Akhlaqid Daa’iyah” karangan Syeikh Salman Fahd Al-Audah.



Berikut Notulensi Kajian DIREKSI LDK Al-iqtishod

Akhlaq dan dakwah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Berikut adalah ayat yang menjelaskan tentang perintah untuk berdakwah :

أُدْعُوْا إِلَى سِبِيْل رَبِّكَ بِالحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِى هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ (ِالنحل:125)


Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhan mu dialah yang lebih mengetahui tentang dialah yang tersesat dari jalanNya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-ahzab: 125)
Adapula ayat yang lain, dalam surat Ali Imran Ayat 104,


وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُوْنَ إِلَى الْخَيْرِ وَ يَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Artinya : “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Dari Ali bin Abi Thalib Rasulullah saw dalam salah satu do’anya beliau mengucapkan
الَّلهُمَّ اهْدِنِيْ لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ فَإِنَّهُ لَا يَهْدِيْ لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّيْ سَيِّئَهَا لَا يَسْرِفُ عَنِّيْ سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ (رواه مسلم و أبو داود و الترميذ)
“Ya Allah tunjukkanlah aku pada akhlaq yang baik, karena tidak ada yang bisa menujukkanya selain engkau. Ya Allah jauhkanlah aku dari akhlaq yang tidak baik, karena tidak ada yang mampu menjauhkannya dariku selain engkau.”(HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi)

Do’a diatas, adalah do’a untuk meminta ditunjukkan kepada akhlaq yang baik, karena hanya Allah yang berkuasa atas itu.
Dan dalam buku Syeikh Salman Fahd Al-audah, Min Akhlaaqid Daa’iyah terdapat beberapa do’a yang dikutip di dalamnya, agar meminta akhlaq yang baik dan dijauhkan dari akhlaq yang buruk, berikut do’a-do’a tersebut:
 الَّلهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ (رواه االترميذ)

“Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari akhlaq, amal, dan hawa nafsu yang munkar.” (HR. Tirmidzi no. 3591)

الَّلهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ

“Ya Allah sebagaimana engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlaqku”

Dalam buku Syekh Salman Al-Audah ini, disebutkan bahwa ada enam hal yang harus dimiliki oleh seorang Daa’iyah, yaitu:

Pertama, As-Shidqu, atau jujur yang meliputi jujur dalam membawa agama, dalam perkataan dan perbuatan. Mengimani agama zahir dan bathin, tidak khianat dalam beragama. Dan jujur dalam perkataan, dalam buku ini penulis mengutip bahwa ingatlah tentang perkataan Abu Sufyan (yang ketika itu belum masuk islam) kepada Hercules, ketika ia ditanya tentang Nabi Muhammad saw, “Demi Allah, jika bukan rasa malu akibat tudingan pendusta yang mereka lontarkan kepadaku, niscaya aku berdusta kepadanya.” Penulis mengambil kesimpulan bahwa, orang yang belum memeluk islampun mengedepankan kejujuran, bagaimana dengan orang islam, yang Nabinya mengedepankan kejujuran dalam perkataan. Lalu, jujur dalam perbuatan, yaitu perbuatan yang ikhlas lillahi ta’ala. Dalam surat Al-Mulk ayat 2 :
الَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَوةَ لِيِبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ (الملك: 2)
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih bai amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
Menurut imam Fudhoil bin ‘iyadh, amal dan perbuatan yang akhlash dan  ashwab. Amal itu bukan dilihat dari kualitasnya, akan tetapi dilihat dari kuantitasnya. 

Kedua, As-Shobru, atau sabar. Seoranng daa’iyah harus memiliki sifat sabar, dan di dalam Al-quran banyak pula dijelaskan tentang sabar.
Ketiga, At-Tawadhu’, atau rendah diri, supel, humble, sifat ini penting sekali dimiliki seoranng daa’iyah.
Keempat, Al-‘Adlu, atau adil. Adil untuk semua golongan, justice for all. 
Kelima, Al-‘Athifah Al Hayyah, memiliki sensitifitas kepedulian yang tinggi.
Keenam, Ath-Thumuh, visioner untuk kemajuan ummat.

Wallahu A’laam Bish-Showwaab… Wallahu Waliyyut Taufiq….
 

Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa menjadi acuan untuk senantiasa memperbaiki amalan wajib kita dan amalan-amalan sunnah lainnya. Semangat menjemput keberkahan. Barakallahu fikum.



 


RED: Divisi Syiar LDK AL-IQTISHOD