Lembaga Dakwah Kampus Al-Iqtishod Institut Agama Islam Tazkia

Pengecas Ruhani Pemberi Inspirasi

Artikel

Sahabat bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Dapatkan info mengenai pendaftaran keanggotaan LDK Al Iqtishod terbaru.

Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

{PRESS RELEASE DIREKSI}

Diskusi Sore Asyik Menginspirasi (DIREKSI) merupakan suatu kegiatan diskusi serta kajian yang tentunya asyik, bermanfaat, dan sangat menginspirasi, yang bertujuan untuk membentuk kepribadian seseorang agar menjadi yang lebih baik dan dapat menerapkannya dalam kehidupan.

Direksi kali ini mengusung tema "Allah tahu yang terbaik untukku" yang dibawakan oleh Ust. Iskandar Riyadi Hasibuan, S. Th. I, Lc, yang dilaksanakan di Masjid Ar-Rahman, perumahan Primerose The Grand Sentul, pada hari Selasa, 26 November 2019.

Dengan diadakannya Direksi ini diharapkan kepada peserta yang mengikuti kajian ini dapat mengetahui bahwasannya pada saat 120 hari dalam kandungan, takdir seseorang itu telah ditentukan dan ditiupkan atasnya ruh, seperti rezeki, amal, bahagia, ataukah sengsara sudah diketahui, dicatat, dikehendaki, dan ditetapkan oleh Allah SWT.
Dan mengetahui termasuk manakah alur hidup kita dalam tipe manusia untuk meraih kunci kebahagiaan hidup.

Aamiin…Aamiin ya rabba ‘alamiin

Semoga Bermanfaat

Barakallhu fiikum

Tim Pers,
Syiar Creative

[PRESS RELEASE] PANAHAN DI ERA MILENIAL

aliqtishod.com--Sentul, 12 Rajab 1440 H
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Hai Generasi milenial! Ada yang baru pada direksi kali ini. Pengurus LDK Al-Iqtishod bersama dengan KOPI (Komunitas Panahan Tazkia) mengadakan kerjasama untuk membagi pengalaman pada bidang panahan dengan mengusung tema "Panahan di Era Milenial" yang dibawakan oleh Ust. Okta Putra Adhi Prabowo, S.E.I. yang dilaksanakan di Lt. 2 Masjid Andalusia, Sentul City, pada hari Selasa,  19 Maret 2019.

Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Memanah, berenang, dan berkuda merupakan tiga kegiatan yang terkait dengan hal itu. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah.

Dalam hadis riwayat Muslim,  dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata Rasulullah Saw bersabda "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah Azza wa Jalla daripada  Mukmin yang lemah."

Rasulullah SAW Juga bersabda tentang keutamaan mengajarkan renang, memanah dan berkuda.
"Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah”
[Riwayat sahih Imam Bukhari dan Imam Muslim]

Berlatih memanah adalah olah raga yang menyenangkan, permainan yang mengasyikkan, namun tidak dianggap laghwun dan sia-sia. Banyak sekali motivasi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya untuk belajar memanah.

Panahan juga wasiat dari  Rasulullah Saw,  yang dinyatakan dalam kitab Fadhi Ar-ramyi, no 25, yaitu "Bumi akan ditakhlukan oleh kalian, dan kalian akan tercukupi dari biaya hidup,  maka janganlah salah satu diantara kalian menjadi lemah untuk bermain dengan anak-anak panahnya".

Adab dalam memanah,
1. Tidak meniru-niru seorang ahli panahan tanpa memiliki pengetahuan dasar-dasar panahan karena dengan demikian ia secara tidak sengaja telah menyalahi kaidah dasar tersebut.

2. Tidak memainkan alat panahan, seperti menembakkan busur ke arah orang lain dengan maksud bercanda.

Pic 1. Pemanasan Sebelum melakukan panahan
Pic 2. Rangkaian yang harus dilakukan sebelum melakukan panahan

Pic 3. Peserta sedang mencoba melakukan panahan
Bagaimanakah hukum dalam belajar memanah?

Hukum dalam belajar memanah hukum asalnya adalah boleh, selama tidak ada dalil yang melarangnya. Maka, olahraga memanah, berkuda, bela diri, dan lainnya, asalnya boleh selama tidak ada pelanggaran syar’i serta memenuhi syarat-syarat yang disebutkan para ulama.

Seru kan belajar memanah. So, ayo mulai kita tegakkan sunnah-sunnah rosul, dengan belajar berkuda, berenang dan memanah. InsyaAllah badan akan menjadi sehat dan kuat juga sebagai bentuk persiapan jihad kita nanti.

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Sekian, Semoga selalu dalam lindungan Allah
Barakallahu fiikum.





Tim Pers,
Syiar Creative

[PRESS RELEASE] MUSIBAH VALENTINE


aliqtishod.com---" Tradisi Zina Berkedok Kasih Sayang"

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh...
Selasa, 12 Februari 2019 di Sentul City terdapat agenda rutinitas LDK Al-Iqtishod yang menjadi sebuah ajang untuk bersilaturahmi antar kader setiap minggunnya. 

Dihari yang baik ini LDK Al-iqtishod mengajak untuk sama-sama bermuhasabah mengenai hari kasih sayang yang banyak dilakukan oleh saudara-saudara kita diluar sana pada tanggal 14 Februari nanti. Divisi Kalam mengudang Ust. Asnan Purba, Lc., M.Pd.I untuk berdikusi bersama dalam menyikapi hari kasih sayang ini yang sejatinya bukan berasal tradisi dari seorang muslim.

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah) berfirman, Sesungguhnya Aku menjadikan engkau sebagai pemimpin bagi seluruh manusia. Dia (Ibrahim) berkata, dan (juga) dari anak cucuku? Allah berfirman, Benar (tetapi) janji-Ku tidak berlaku bagi orang-orang yang dzalim." (Q.S Al-Baqarah:124)

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa, keturunan nabi sekalipun tidak akan menjadi nabi kecuali atas ketetapan Allah, maka umat muslim wajib untuk menuntut ilmu supaya menjadi lebih baik dan tidak masuk kedalam golongan orang yang dzalim.

"Kami Ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambahkan petunjuk kepada mereka." (Q.S. Al-Kahf:13)

Sejarah valentine yang bukan berasal dari islam seharusnya membuat pemuda-pemuda saat ini paham akan sejarah tersebut dan tidak merayakannya.

Hari valentine ini merupakan tradisi yang salah dan dapat merusak akidah, oleh karenannya jangan dibiarkan. Kita harus berakidah kuat sehingga kita bisa menjadi pemuda-pemuda zaman modern yang selalu menegakkan sholat tepat waktu dan mampu melawan hawa nafsu.

Valentine identik dengan coklat, cinta dan sayang yang diberikan kepada pasangan NON muhrimnya. Ini lah yang dinamakan dengan maksiat. Zina mempunyai banyak bagian, ada zina mata, pikiran dan hati. Dan valentine ini akan menjerumuskan kalian ke dalam tiga macam zina sekaligus.

Dengan kita berusaha untuk menjadi lebih baik, maka InsyaAllah akan Allah berikan yang terbaik. Rumusnya adalah ketika Allah memberi sesuatu, maka suatu saat Allah akan mengambil sesuatu. Dan sebaliknya jika Allah mengambil sesuatu, maka yakin lah suatu saat pun Allah akan memberi sesuatu yang baik yang kamu butuhkan.

Langkah-langkah setan itu bisa jadi awalnya baik, tetapi akan berujung menyesatkan. Jika dengan menjauh membuat kita selamat di Akhirat maka menjaulah. Jika dengan diam membuat kita menjauh dari kemaksiatan, maka diamlah. Godaan setan itu dahsyat, tak nampak namun berdampak. Maka berlindunglah kepada Allah SWT.

Hari Valentine jelas sumbernya bukan dari islam, karena islam mengajarkan kita untuk berkasih sayang setiap hari, yang salah satu bentuk kasih sayangnya adalah dengan doa bukan coklat.

Semoga kita selalu dalam lindungan dan rahmat Allah SWT.
Barakallahu Fiikum...




Tim Pers,
Syiar Creative Division

[PRESS RELEASE] #LBT 1

aliqtishod.com-- Sentul, 06-07 Oktober 2018
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh
Leadership Basic Training (LBT) vol.1 periode kali ini diselenggarakan pada hari Sabtu sampai Ahad dikampus STEI Tazkia. Acara ini diikuti oleh para calon kader yang sudah mengikuti rangkaian pendaftaran kader baru di LDK Al-Iqtishod.

Rangkaian LBT 1 dimulai dengan apel terlebih dahulu yang dilaksanakan pada hari Sabtu pukul 16.00 WIB. Dalam acara ini panitia mengundang beberapa pemateri yang menginspirasi baik dari alumni Al-Iqtishod itu sendiri maupun pemateri khusus yang diundang langsung untuk memberikan materi kepada calon kader.

Materi dari Ketua Kaderisasi dan Kelembagaan FSLDKN
Diantara Pemateri yang khusus di datangkan adalah kak Yanis selaku Ketua Komisi Kaderisasi dan Kelembagaan FSLDKN. Materi yang disampaikan sangat menarik sehingga rasa antusias para peserta LBT 1 begitu terasa.


Acara ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman-pemahaman dasar tentang LDK Al-Iqtishod serta menjadi gerbang utama para calon kader untuk bergabung di lembaga dakwah ini dengan memperoleh ilmu kepemimpinan.



Sekian, Semoga bermanfaat
Barakallahufiikum...




Tim Pers,
Syiar Creative



[PRESS RELEASE] DIREKSI #1

aliqtishod.com--Sentul, 02 Oktober 2018
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh
Direksi Datang lagi....!!
Setelah lama mengabdikan diri pada orang tua, akhirnya para pengurus dan kader LDK Al-Iqtishod kembali untuk bersama-sama berjuang dijalan dakwah. 

Dengan hadirnya Direksi perdana di awal kepengurusan yang baru acara ini dirasa sangat menginspirasi dan mengecas kembali iman-iman yang sempat turun. Kali pertama bertatap muka, berdiskusi menjadi ajang yang sangat dirindukan oleh kader dakwah. Pada direksi kali ini pengurus dari divisi kalam mengambil tema "Mengungkap Fakta Di Periode 300-600 M" yang dibawakan oleh Ust. Taufiqur Rahman, S.P bertempat di lt. 2 Masjid Andalusia.

Pembicara membuka cakrawala para hadirin yang datang pada hari itu dengan mengungkap sejarah keadaan pada zaman jahiliyah, saat turunnya wahyu, fase Makkah, sampai fase pada saat rasul di Madinah. Antusias dari para hadirin begitu terasa di lingkungan masjid.

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Semoga Bermanfaat
Barakallahufiikum





Tim Pers,
Syiar Creative


[PRESS RELEASE] DISDUS PERDANA

aliqtishod.com--Sentul, 26 September 2018
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.
Diskusi Solutif Seputar Dunia Muslimah atau yang biasa dikenal dengan "Disdus" kembali diadakan di kepengurusan yang baru. Dalam kajian rutin rabu sore ini pengurus LDK Al-Iqtishod mengundang Ukh. Ummay Nur Falah yang merupakan Kaput dari da'i muda cordofa.

Seperti agenda sebelumnya acara disdus ini dimulai ba'da Ashar sampai dengan selesai. Dengan mengusungkan tema yang sangat menginspirasi "Karakteristik Akhwat Dambaan Ummat".

Sebenarnya bagaimana sih karakteristik muslimah dambaan ummat? Apakah yang mempunyai banyak followers dan likes di instagram? Atau yang cantik dan gemar selfie?
Tentu bukan sholihah... Karakteristik muslimah dambaan ummat adalah mereka yang memiliki 10 hal dalam dirinya. Apa saja itu?
  1. Qawiyul Jism (Jasmani yang kuat), siapa bilang muslimah itu lemah, muslimah juga harus memiliki jiwa dan jasmani yang kuat lagi sehat. Caranya adalah dengan rajin berolah raga dan memperhatikan makanan yang dia makan.
  2. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
  3. Sahuh Al-Ibadah (Ibadah yang benar)
  4. Matin Al-Khuluq (Akhlaq yang kokoh)
  5. Mutsaqaf Al-Fikr (Berintelektual)
  6. Mujahid Linafsih (Dapat melawan hawa nafsu)
  7. Harish 'ala waqtih (Pandai memanajemen waktu)
  8. Munazham fi syu'unih (Teratur dalam suatu urusan)
  9. Qadir 'ala Al-Kasbi (Mandiri)
  10. Nafi lil Ghairih (Bermanfaat bagi orang lain)
Dari karakteristik diatas terlihat bukan, jadi muslimah yang baik itu tidak semudah foto didepan kamera. Bukan hanya mempercantik diri tetapi harus mempercantik hati. Dengan hati yang cantik dan bersih, iman akan senantiasa kuat berada dalam diri kita. Sehingga cerminan seorang muslimah itu bukan makeup dan angle tetapi tingkat ketaqwaan kita kepada Allah.

Sekian, Semoga bermanfaat
Barakallahufiikum

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.



Tim Pers,
Syiar Creative

Direksi: Watch Your Step!


DIREKSI AL-IQTISHOD
Sentul, 13 Desember 2016


Kajian rutin LDK Al-iqtishod dari divisi kalam yang selalu diadakan disetiap hari selasa yang  pekan ini bertepatan dengan tanggal 13 Robiul Awal 1438 H. Sebagai seorang muslim, juga sebagai generasi muda islam yang  sesungguhnya erat kaitannya dengan dakwah amatlah penting untuk memahami bagaimana seharusnya seorang Da’iyah berakhlaq dan berperilaku. 
Al ustadz Abdul Mughni, Lc.,M.Ag. yang didaulat sebagai pembicara pada DIREKSI pekan ini, beliau membahas tentang bagaimana seorang Da’iyah seharusnya berakhlaq. Dalam kesempatan ini pula, beliau sekaligus mengkaji tentang buku yang berjudul “Min Akhlaqid Daa’iyah” karangan Syeikh Salman Fahd Al-Audah.



Berikut Notulensi Kajian DIREKSI LDK Al-iqtishod

Akhlaq dan dakwah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Berikut adalah ayat yang menjelaskan tentang perintah untuk berdakwah :

أُدْعُوْا إِلَى سِبِيْل رَبِّكَ بِالحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِى هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ (ِالنحل:125)


Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhan mu dialah yang lebih mengetahui tentang dialah yang tersesat dari jalanNya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-ahzab: 125)
Adapula ayat yang lain, dalam surat Ali Imran Ayat 104,


وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُوْنَ إِلَى الْخَيْرِ وَ يَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Artinya : “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Dari Ali bin Abi Thalib Rasulullah saw dalam salah satu do’anya beliau mengucapkan
الَّلهُمَّ اهْدِنِيْ لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ فَإِنَّهُ لَا يَهْدِيْ لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّيْ سَيِّئَهَا لَا يَسْرِفُ عَنِّيْ سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ (رواه مسلم و أبو داود و الترميذ)
“Ya Allah tunjukkanlah aku pada akhlaq yang baik, karena tidak ada yang bisa menujukkanya selain engkau. Ya Allah jauhkanlah aku dari akhlaq yang tidak baik, karena tidak ada yang mampu menjauhkannya dariku selain engkau.”(HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi)

Do’a diatas, adalah do’a untuk meminta ditunjukkan kepada akhlaq yang baik, karena hanya Allah yang berkuasa atas itu.
Dan dalam buku Syeikh Salman Fahd Al-audah, Min Akhlaaqid Daa’iyah terdapat beberapa do’a yang dikutip di dalamnya, agar meminta akhlaq yang baik dan dijauhkan dari akhlaq yang buruk, berikut do’a-do’a tersebut:
 الَّلهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ (رواه االترميذ)

“Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari akhlaq, amal, dan hawa nafsu yang munkar.” (HR. Tirmidzi no. 3591)

الَّلهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ

“Ya Allah sebagaimana engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlaqku”

Dalam buku Syekh Salman Al-Audah ini, disebutkan bahwa ada enam hal yang harus dimiliki oleh seorang Daa’iyah, yaitu:

Pertama, As-Shidqu, atau jujur yang meliputi jujur dalam membawa agama, dalam perkataan dan perbuatan. Mengimani agama zahir dan bathin, tidak khianat dalam beragama. Dan jujur dalam perkataan, dalam buku ini penulis mengutip bahwa ingatlah tentang perkataan Abu Sufyan (yang ketika itu belum masuk islam) kepada Hercules, ketika ia ditanya tentang Nabi Muhammad saw, “Demi Allah, jika bukan rasa malu akibat tudingan pendusta yang mereka lontarkan kepadaku, niscaya aku berdusta kepadanya.” Penulis mengambil kesimpulan bahwa, orang yang belum memeluk islampun mengedepankan kejujuran, bagaimana dengan orang islam, yang Nabinya mengedepankan kejujuran dalam perkataan. Lalu, jujur dalam perbuatan, yaitu perbuatan yang ikhlas lillahi ta’ala. Dalam surat Al-Mulk ayat 2 :
الَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَوةَ لِيِبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ (الملك: 2)
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih bai amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
Menurut imam Fudhoil bin ‘iyadh, amal dan perbuatan yang akhlash dan  ashwab. Amal itu bukan dilihat dari kualitasnya, akan tetapi dilihat dari kuantitasnya. 

Kedua, As-Shobru, atau sabar. Seoranng daa’iyah harus memiliki sifat sabar, dan di dalam Al-quran banyak pula dijelaskan tentang sabar.
Ketiga, At-Tawadhu’, atau rendah diri, supel, humble, sifat ini penting sekali dimiliki seoranng daa’iyah.
Keempat, Al-‘Adlu, atau adil. Adil untuk semua golongan, justice for all. 
Kelima, Al-‘Athifah Al Hayyah, memiliki sensitifitas kepedulian yang tinggi.
Keenam, Ath-Thumuh, visioner untuk kemajuan ummat.

Wallahu A’laam Bish-Showwaab… Wallahu Waliyyut Taufiq….
 

Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa menjadi acuan untuk senantiasa memperbaiki amalan wajib kita dan amalan-amalan sunnah lainnya. Semangat menjemput keberkahan. Barakallahu fikum.



 


RED: Divisi Syiar LDK AL-IQTISHOD